Jalan-Jalan ke Bandung

Edisi Bandung
Perjalanan dari Terminal Lebak Bulus sampai Terminal Luewipanjang di Bandung memakan waktu kurang lebih 3 jam. Kami sampai di Bandung sekitar pukul 13.00. Saya dan teman saya memilih menggunakan bus Prima Jasa karena memang kami belum tahu jalur ke Stasiun Kereta Api yang paling dekat dengan kos kami. Maklumlah, kami sama-sama belum tahu seluk beluk Jakarta.
Seperti rencana kami dari awal, di Bandung kami menginap di sebuah penginapan yang murah meriah, 39 ribu semalam, double bed. Fasilitas yang ada seimbang dengan harganya. Kamar yang kami tempati cukup mengenaskan, 2 tempat tidur reyot lengkap dengan bantal yang cukup keras, ada wastafel yang sudah tidak bisa digunakan, kamar mandi di luar juga pas-pasan karena pintunya sudah tambal-tambalan. Haha? memprihatinkan? Tidak apa-apa? Kalau kami banyak uang pasti cari penginapan yang lebih bagus, sayangnya uang kami pas-pasan juga.

Gedung Asia Afrika Bandung

Alhamdulillah di Bandung saya masih ada temen SMA yang kuliah di STT Telkom, jadinya dia malah bisa ikutan jalan, tambah rame. Temen saya itu ngajak jalan sekalian ke BIP, Dago, Cibaduyut, Braga, dsb.. tapi apalah daya, kendaraan saja kami tidak punya dan badan kami rasanya sudah cukup lelah karena dari hari minggu jalan terus. Akhirnya kamihanya jalan-jalan di Pasar Kembang dan sekitar Masjid Raya.
How about shopping? Forget it. Haha? memang dari awal saya tidak berniat untuk belanja. Padahal Bandung kan surganya belanja, baju-baju murah dengan kualitas bagus ada disana, distro-distro banyak bertebaran sepanjang jalan selalu menggoda untuk kita singgahi..
Saking capeknya kami, akhirnya jam 9 malam kami sudah tertidur pulas. Aneh ya, piknik kok jam 9 sudah tidur.
Esok paginya, kamis, saya sudah bersiap-siap untuk perjalanan pulang naik Kereta Lodaya jurusan Bandung-Jogja. Sebelum pulang kami sempatkan untuk mencicipi Lontong Kari. Kalau di Balikpapan ada juga masakan semacam ini, namanya Lontong Sayur. Saya pulang sendirian karena teman saya masih mau mampir ke rumah kakaknya. Kereta saya berangkat jam 08.00 pagi. Perlu saudara-saudara ketahui, ini adalah kali pertama saya naik Sepur (bahasa jawa, artinya Kereta Api). Lha wong di Gunungkidul tidak ada sepur je.. Haha..
Akhirnya saya sampai juga di Stasiun Tugu Yogyakarta jam 16.00. Tidak terasa perjalanan Bandung-Jogja selama 8 jam. Kesan pertama naik kereta : NYAMAN. Pelajaran berharga yang saya dapatkan adalah : Jangan terlalu banyak minum selama perjalanan karena WC di Kereta cukup pesing. Kedua, siapkan segala peralatan tempur agar tidak bosan selama perjalanan, kita tidak mungkin ngobrol 8 jam berturut-turut dengan sebelah kita, kita tidak mungkin juga tidur selama 8 jam berturut-turut (bisa-bisa kita tidak tahu kalau barang-barang kita diambil orang), kita juga tidak mungkin dengerin MP3 player selama 8 jam berturut-turut. Jadi pandai-pandailah mengatur waktu soalnya naik kereta berbeda dengan naik bus.. Saya sendiri menghabiskan waktu dengan chatting menggunakan HP.. haha..

Hari jumat pagi saya sudah sampai di rumah lagi, dusun Pandanan, desa Sumberejo, kecamatan Semin, Kabupaten Gunungkidul, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Selamat datang di ibukota, gantungkan mimpimu setinggi langit..

Comments

  1. Bisnis Tiket Pesawat - September 21, 2010 @ 03:33

    terakhir jalan2 ke bandung kapan yah,.?
    tuh pas smp,
    malah sekarang jadi kepengen kesana lagi.
    tapi kalau naiak motor enak gak yah ?
    he2,

Leave a Reply