Terpencil itu..

operator internet lemot Dulu, terpencil itu ketika kita berada di suatu daerah yang sangat jauh, infrastruktur jalan buruk, naik turun gunung, nyebrang kali, pendidikan buruk, dan secara ekonomi menyedihkan. Namun buat saya, daerah terpencil itu adalah daerah yang tidak terjangkau sinyal 3G. Simpel kan? Begitulah yang saya rasakan, ketika masih di Jakarta, saya mendapatkan internet cepat dengan mudah, colok modem, sinyal HSDPA penuh, download speed 30-50 Kpbs sudah cukup. Meskipun teori dan promonya bullshit banget..

• • •

Back Up Data Di Internet (Free)

Saat ini saya mem-backup semua data saya di sebuah hardisk eksternal yang cukup besar, apa saja yang saya simpan disana? Semuanya, dokumen-dokumen, foto-foto dari kecil, lagu-lagu mp3, ebook, software, dsb. Backup data saya lakukan untuk berjaga-jaga saja siapa tahu laptop atau hardisk eksternal saya rusak. Yang akan kita sesali bukan hardisk atau laptopnya, tapi data-datanya.
Lantas, beberapa waktu lalu saya jadi berpikir kembali, lha kalau laptop sama hardisk eksternal saya rusak dalam waktu yang bersamaan bagaimana? Apa gak nangis darah.. (lebay mode:on) So, mulailah saya berpikir untuk mem-backup data saya di internet, syaratnya harus FREE. hehe… maunya yang gratisan.. Jujur saja, saya tidak terlalu banyak tahu tentang backup data online, jadi saya hanya punya 2 nominasi, yaitu :
1. DROPBOX. Fitur dari dropbox yang saya sukai adalah auto sync nya. Setiap file yang kita edit, copy, atau delete di folder di komputer yang terhubung dengan dropbox akan otomatis sinkron. Sayangnya, kita hanya mendapatkan space 2 GB untuk yang gratis. So, saya tidak jadi menggunakan dropbox. Dropbox hanya saya gunakan untuk sharing file dengan adik saya ketika ada pekerjaan yang harus dikerjakan bersama-sama.
2. SKYDRIVE. Di Skydrive kita akan mendapatkan space 25 GB, semua file bisa masuk, ada fitur khusus buat upload foto. Akhirnya ini yang saya ambil, cukuplah 25 GB untuk backup foto dan dokumen. Kalau misalnya tidak cukup, ya tinggal bikin akun skydrive lagi.
Semoga bermanfaat..

• • •

20 Gaya Nge-Blog, Kamu Termasuk yang Mana?

Pagi ini saya tiba-tiba berpikir tentang diri saya, maksudnya saya itu termasuk Blogger macam apa sih? Kenapa saya sampai berpikir kayak gini, karena habis baca blognya teman. Menurut saya ia cukup aktif nulis di blog, tema tulisannya adalah tentang apa yang dewasa ini terjadi, kadang dia juga menulis tentang pendapatnya, kejadian yang ia alami, atau puisi. Lah kok rasanya beda banget ya? Lah saya itu ngeblog bener-bener sesuka hati saya, dan parahnya kadang hanya re-post. Jujur saja saya itu tidak terlalu suka kalau menulis yang akan menimbulkan perdebatan, saya lebih suka nulis yang gak bikin emosi, ibaratnya kalau nonton tivi itu nonton acara anak-anak, santai, ceria, netral. Bandingkan kalau nonton berita di tivi, kadang ikut geregetan kalau beritanya tentang politik. Jadi, pantaskah saya menyebut diri saya seorang Blogger? Sumpah saya bingung.. hehe..
Saya jadi inget tentang postingane Pak Romi tentang 20 Gaya Posting Blog. Ini jujur saya copy-paste tanpa perubahan, sekedar untuk sharing.
Ada banyak gaya nulis posting blog yang bisa kita kombinasikan di posting blog kita, tanpa mengorbankan karakter dan brand blog kita. Sekali lagi harap dipahami, yang saya bahas adalah gaya postingan blog, dan bukan jenis, genre atau topik artikel blog. Gaya postingan tidak akan mengubah karakter dan topik bahasan blog kita, hanya membuat variasi untuk mempertahankan “kekuatan” nulis kita :) Tulisan saya olah dan adaptasi dari presentasi menarik Rohit Bhargava berjudul 25 Basic Styles of Blogging yang dibuat di sekitar tahun 2007.

• • •