Akhirnya Kembali Ke Ubuntu

Bulan ini saya susah payah mendownload Mepis 8.5 dan PCLinuxOS 2010. Dua distro tersebut menurut saya cukup bagus. KDE 4 berjalan dengan lancar tanpa hambatan. Sewaktu menggunakan Mepis, masalah muncul ketika hardisk eksternal saya tidak bisa terbaca, gak tau kenapa. Yang jelas, saya terpaksa nonton film lewat Win**** lagi.
Think !!. Saya memang lagi pengen coba-coba distro. Buka-buka distrowatch.com. Eh ternyata PCLinuxOS baru saja rilis yang versi 2010. Akhirnya dengan senjata im2 broom saya download isonya. Setelah install selesai sebenarnya saya cukup senang lihat tampilannya. Nah, masalah muncul waktu saya colokkan modem Sierra 885 saya. Network Manager bawaan Mandriva (kan PCLinuxOS keturunan Mandriva) tidak berkutik. Terus coba KPPP, ternyata tidak berkutik juga lantaran Modem Sierra saya terdeteksi di /dev/ttyUSB5. Sedangkan pilihan yang ada di KPPP kanya sampai ttyUSB3. Waktu saya colokkan modem Huawei E220 lancar jaya tidak ada masalah. Akhirnya, karena gemes campur mangkel, akhirnya saya masukin lagi cd Linux Mint Helena. Install. Tamat sudah riwayatmu PCLinuxOS dan Mepis. Emang bener kata pak chdono, beli linux itu bonusnya pegelinux..
Kenapa saya pakai Linux Mint? Pertama saya senang karena keturunan Ubuntu, dan semua codec sudah terinstall. Repo dari reponya Ubuntu juga.
Oh iya, yang saya sukai dari Linux Mint Helena adalah Mozilla Firefoxnya masih pakai versi 3.5. So, add-on ImgLike Opera masih bisa berjalan. Yah itung-itung buat hemat bandwith.

Comments

  1. Anonymous - September 4, 2010 @ 16:14

    oya,unt modem e 220 langsung colok atw ada setingan tertentu di pclinuxos 2010?

  2. wahidhasan - September 6, 2010 @ 00:36

    Kita tinggal setting user name, password, APN, saja … Setelah itu tinggal connect. Gampang mas..

Leave a Reply