Semua Ada Biayanya

Pernahkah Anda perhatikan ternyata sekarang perusahaan-perusahaan yang berkaitan keuangan banyak memungut biaya yang menurut saya kurang logis.
1. Pembayaran tagihan Indosat dikenakan Rp 5000. Menurut saya apa Indosat masih kurang puas dengan keuntungan dari berbagai unit usahanya. Atau mungkin ada strategi untuk mengarahkan konsumen Indosat agar membayar tagihan melalui pihak ketiga? Misalnya bank (ATM, SMS Banking, dan Internet Banking).
2. Pembayaran Kartu Kredit Danamon di Bank Danamon, jika mempunyai rekening dikenakan Rp 10.000, jika tidak akan dikenakan Rp 15.000. Kita mau bayar utang kok malah masih dikenakan biaya lagi sih? Ngalah-ngalahin kalau bayar lewat ATM yang cuma Rp 5.000.
3. Menabung di BRI yang rekeningnya berbeda cabang dengan BRI tempat kita menabung dikenakan biaya Rp 2.000. BRI adalah bank terbesar di Indonesia, dan semua sudah memanfaatkan teknologi informasi yang mampu menekan biaya operasional dan mempercepat pemrosesan data. Bank-bank seperti BNI, Muamalat, Mandiri, dsb tidak menerapkan kebijakan seperti ini. Itulah sebabnya saya tidak suka menabung di BRI, karena saya mempunyai rekening BRI Balikpapan.
Barangkali masih banyak hal-hal yang serupa dengan kejadian-kejadian yang saya alami di atas. Entah strategi bisnis seperti apa yang diterapkan.. Namun, bukankah masyarakat sekarang sudah semakin pintar dalam memilih, apalagi semakin banyak pilihan yang dimiliki, perbedaan harga yang tipis bisa jadi membuat konsumen beralih kepada produk lain.

Comments

  1. andry sianipar - October 25, 2009 @ 15:55

    salam super,,,
    wah, iya ya,, saya baru sadar klo kita dipungut biaya untuk hal gak jelas gitu..
    memang sudah saatnya , konsumen punya hak untuk bertanya dan minta klarifikasi ya ?

  2. wahid hasan - October 26, 2009 @ 06:10

    Beberapa tahun lalu Bank Mandiri sempat juga mengenakan biaya 2500 untuk transfer sesama bank mandiri namun beda cabang. Kakak saya sempat berkomentar sinis "Namanya juga bank lagi sakit, makanya apa-apa dipungut biaya biar banknya tetep jalan"

  3. agus - October 27, 2009 @ 09:47

    dan enegnya lagi, konsumen kadang2 ga punya pilihan, atas nama kemudahan. Inget pengalaman pas merantau di negri tetangga kemarin, hampir semua tagihan/pembayaran bisa dilakukan lwt internet dan gratis tis tis.
    Bahkan kl kita beli2 via net, harganya justru lebih murah. Hmmm… rumput tetangga mmg selalu kelihatan lbh ijo

  4. pete - October 27, 2009 @ 09:59

    Your site is excellent and very well laid out with good info. Keep up the good work. http://hubpages.com/hub/fishing-tackle-review Then click read other hubs by thor6 for the rest. And please follow me at http://ragnasuns.blogspot.com
    Take care and be safe out there.
    Pete.

  5. Cyntia - November 10, 2009 @ 21:56

    bener banget kak.. semua musti pake duit, bahkan mo minta tanda tangan RT aja musti nyelipin amplop juga ck ck ck

    Kayaknya "mereka" tuh nga mo rugi deh, udah motong biaya administrasi, biaya transfer juga, trus kalo perlu materai kita juga yang musti nyediain

Leave a Reply