Teroris, Apa Sih yang Kau Mau?

Saya itu kadang gak ngeh kalo denger berita di TV, kadang saya anggap cuma hal biasa. Begitu juga pas kemarin ada ledakan bom di Ritz Carlton dan JW Marriot. Pertama liat di TV yang ada di warung, cuma “Oh ada bom ya, yang meninggal 9 orang, puluhan lainnya luka-luka”. Udah mikirnya sampai disitu aja. Terus, selang beberapa waktu baru sadar kalau tanggal 20 Juli 2009 kan Manchester United mau maen di Senayan lawan Indonesia All Star. Baru deh ngeh kalau ternyata MU mau nginep di Ritz Carlton dan Indonesia All Star mau nginep di JW Marriot. Efek dari ledakan itu ternyata lumayan gede, MU membatalkan kunjungannya ke Indonesia dan Panitia merugi sekitar 50 Milyar (bukan 50 ribu coy). Nah, yang jadi pertanyaan gimana tuh tiket yang sudah terjual, bisa di refund gak ya?
Teroris, Apa Sih yang Kau Mau?
Indonesia sudah cukup lama tidak digegerkan dengan berita terorisme. Bahkan lima tahun terakhir Kepolisian Indonesia khususnya Densus 88 berhasil mengukir prestasi dengan menangkap para pelaku terorisme. Pokoknya Indonesia tuh sudah mengalami kemajuan di bidang ekonomi, citra Indonesia di luar negeri juga sudah mulai pulih, wisatawan sudah mulai berdatangan lagi.
So, tetap saja tidak habis pikir dengan kelakuan terorisme yang biadab. Banyak efek yang ditimbulkan dari kerusuhan-kerusuhan yang terjadi :
1. Stabilitas nasional terganggu, jelas, karena pasti muncul kekhawatiran akan kemungkinan terjadinya kerusuhan.
2. Ekonomi melemah. Investor asing pasti melihat keadaan di Indonesia apakah prospeknya bagus atau tidak. Kalau banyak kerusuhan seperti ini, tentu saja mereka akan berpikir ulang untuk menanamkan modalnya di Indonesia.
3. Citra buruk tentang Indonesia. Pada tahun 2008 Indonesia meluncurkan Visit Indonesia 2008, dan itu berjalan sukses terbukti dengan meningkatnya wisatawan asing ke Indonesia. Namun, dengan keadaan Indonesia yang tidak aman seperti ini, maka para wisatawan asing akan mengalihakan liburannya ke negara lain, bahkan ada negara yang mengeluarkan travel warning ke Indonesia.
4. Nasib korban ledakan. Apa jadinya kalau seorang bapak, yang menjadi tulang punggung keluarga menjadi korban ledakan, dia menjadi cacat seumur hidup dan tidak bisa bekerja. Bagaimana nasib keluarganya? Siapa yang akan mencari nafkah untuk keluarganya?

Nah, wahai teroris, apa coba alasanmu ngebom di Indonesia? Kamu tidak cinta Indonesia? Kamu benci sama Amerika? Benci ya benci, tapi janganlah kau bunuh saudaramu sendiri. Camkan itu !!!

Wahid Hasan

Comments

  1. gojeg - July 18, 2009 @ 09:46

    Bener..apapun motifnya.. Tetep BANCI!

  2. Anonymous - July 24, 2009 @ 01:51

    katanya jihad
    tapi g rasa ini bejad
    bahan bakar neraka nih yg berbuat
    jadi pengen debat ttg jihadnya ne para teroris
    adu argumen biar ilmu g cetek ttp yakin bisa ngalahin debat dengan mereka
    soalnya jelas2 salah gitu sih

Leave a Reply