7 Agustus 2006

Jogja, semangat yang tak pernah padam..
Paling tidak inilah yg kurasakan ketika 3 Agustus lalu aku mulai menginjakkan kakiku di kota jogja. Sudah cukup lama aku tdk ke jogja, maklum sekarang aku merantau, jadi gak bisa tiap minggu pulang.
Tanggal 7 Agustus selalu menjadi hari yg spesial buatku dan memberiku semangat besar untuk menjadi lebih baik. Aku harus bisa. 7 Agustus 03 aku mulai masuk asrama, begitu juga 7 Agustus 06, masuk asrama jg, cuma bedanya kalau dulu paskibraka, sekarang Prajabatan. Yang pertama dulu penuh dengan kenangan, meski aku tau aku itu dulu payah bgt. But yasterday, no more. Kalo yg sekarang gak terlalu berkesan but GREAT… (emang gak berkesan, lha prajab malah mikirin lat paskib kok…) Tidak boleh tidak, harus bisa. Minimalisir kesalahan & inventarisasi permasalahan. Siap komandan …
Aku mulai menyadari mengapa aku tak pernah mencapai posisi puncak. itu karena aku memang terlalu mudah menyerah pada keadaan, bukankah ada kalanya kita punya kemampuan untuk mengubah keadaan, dan manakala kita gagal kita harus sadar bahwa ada kalanya pula kita tidak bisa mengelak dr kenyataan pahit. Begitulah.. Itu sebabnya bara di dadaku pada tgl 7-16 kucoba kobarkan lagi, biar setiap orang merasakan hangatnya. Dan akhirnya, yup …. kutahu yang ku mau. Bisa…
Ini tidak sekedar mewujudkan ambisi.
Ini semua tentang bagaimana kita mempersiapkan 20 tahun yg akan datang mulai dari sekarang..
Kadang emang pikiranku susah dipahami, toh aku gak maksa tiap orang untuk paham. Kukatakan pada diriku “cukup kamu saja yang mengerti apa yang kau inginkan”.

#Yogyakarta

Leave a Reply